Bisnis Online


ShoutMix chat widget
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL FUTURES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL FUTURES. Tampilkan semua postingan

Saya berikan e-book gratis untuk memperdalam dasar transaksi Forex.

... Forex System ...

... Victoria Secret For Forex ...


Semoga bermanfaat.

Apa kabar saudara-saudaraku pecinta trading online :). Kali ini saya akan berbagi indikator yang sering saya gunakan dalam bertransaksi. Silahkan download, gratis!

DOWNLOAD


Semoga berguna bagi saudara-saudaraku sekalian. Good Luck...

Hari ini sengaja saya membuat beberapa posting untuk memuaskan semua pembaca. Dalam kesempatan ini saya akan memberikan pencerahan pada level berapa kah kita telah menjadi seorang trader.

Trader Level 1

Level 1 Unconscious Incompetence

Begitu kamu beres menandatangani agreement trading, disinilah kamu berada. Kamu menjadi trader karena kamu mendengar bahwa pendapatan seorang trader bisa mengalahkan pendapatan seorang direktur BUMN. Lagi pula saat simulasi kamu telah profit 3 kali lipat, lalu apa susahnya?. Kamu mungkin bisa profit dengan hasil yang menakjubkan 100 poin sampai 200 poin per lot per hari, namun itu semua hanyalah beginner luck saja. kamu pada awalnya tidak akan percaya, dengan hanya mengandalkan 1 indicator saja, atau bahkan hanya dengan insting ( baca artikel tentang insting di psikologi trading), toh kamu bisa profit. Namun sayangnya, market akan mengalahkan kamu. Tidak ada trader yang sukses hanya dengan faktor LUCK. loss demi loss menghampiri kamu, kamu mencoba bertahan namun kalau sampai margin habis, siapa yang bisa tahan??. Kamu sama sekali tidak menyadari bahwa kamu tidak bisa trading, kamu tetap mengira kamu bisa trading walaupun semua fakta berkata sebaliknya ( apakah bulan ini profit?, bulan kemarin profit?, tahun ini profit? ). Kamu tetap mengira bahwa kamu adalah orang yang spesial, orang yang akan mampu mendapatkan kunci kekayaan dari trading. Dan kamu tidak menyadari bahwa 90% trader yang gagal juga mempunyai perasaan seperti itu. Kamu tidak mempunyai sistem yang kumplit, kamu dikuasai oleh emosi kamu, kamu selalu averaging posisi jika loss karena kamu ANGER pada market, kamu selalu take profit dalam jumlah yang kecil atau membiarkan profit berubah jadi loss karena kamu dikuasai oleh GREED, kamu tidak pernah trading karena kamu takut / FEAR. Kamu membiarkan diri kamu dikuasai oleh emosi sehingga margin equity kamu menderita. 90% orang yang trading hanya sampai pada level ini, mereka biasanya kapok, berhenti trading dan menganggap ini semua hanya mimpi buruk belaka. sebagian lagi moralnya anjlok, mereka tetap mencari investor dan trading seperti orang gila. dalam sebulan atau dua bulan margin habis lalu mereka mencari mangsa lagi. Mereka masih mengaku sebagai trader namun sebenarnya mereka executor. dan biasanya yang moralnya anjlok ini dengan senang hati akan menjabat sebagai managemen di brokernya. lalu sebagian lagi akan tetap ngantor seperti biasa dan mengaku trader tetapi tidak pernah trading, mereka biasanya menyalahkan dirinya sendiri. Hanya masalah waktu, sampai kapan mereka dapat bertahan di level ini dan waktu selalu menang. 90% Trader ada di level ini, dan hanya 10% sadar dan pindah ke level 2.

Trader Level 2

Level 2 Conscious Incompetence

Di level ini kamu sadar bahwa kamu tidak bisa trading, kamu tidak memiliki kemampuan untuk trading yang menghasilkan profit secara konsisten. Dan kamu tahu solusinya, kamu sadar bahwa selama di level 1 pikiran kamu dikaburkan oleh emosi kamu sehingga kamu tidak bisa berpikir secara jernih. Di level ini kamu akan mencari holy grail ( system yang sempurna, system yang 100% profit, system yang tidak pernah loss), kamu mulai membeli system yang ada di internet, kamu membaca semua website yang ada tentang trading mulai dari UK, USA, Australia, Europa sampai Russia, kamu baca semua ebook yang ada, kamu praktekan semua system yang kamu peroleh, kamu haus akan ilmu seperti seorang pengembara di padang pasir yang haus akan air minum. Pada level ini kamu akan membaca semua detail tentang indikator, kamu akan test semua indicator yang ada di metatrader, bahkan kamu mungkin akan membuat indikator sendiri ( biasanya gabungan 2 atau 3 indicator), kamu akan bermain-main dengan moving average, fibonnacci lines, pivot point, camarilla pivot, deMark, Fractals, Divergence, DMI. ADX, Bollinger Bands, dan ratusan indicator lainnya. Kamu tahu bahwa market terlalu rumit untuk di predict hanya dengan 1 indicator saja, kamu tahu kombinasi ideal dari masing-masing indicator. kamu tahu percis keunggulan indicator tersebut dan juga kelemahannya. Kamu akan mencoba menerka TOP dan BOTTOM dari market dengan indicator tersebut. kamu akan bergabung dengan chat room trader dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan bodoh pada trader senior. karena kamu tahu kalau kamu tidak bertanya sekarang maka selamanya kamu tidak akan tahu. Pada akhirnya di level ini kamu akan mendapatkan 5 sampai 10 system yang lengkap dan mencoba mencari tahu system mana yang paling cocok dengan kepribadian kamu. Dari 10% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 7% yang berhasil pindah ke level 3.

Trader Level 3

Level 3 The EUREKA Moment

Pada akhir level 2, kamu akhirnya menyadari pokok permasalahan bukan terletak di system. Kamu menyadari bahwa kamu bisa mendapat profit bahkan jika hanya menggunakan system yang simpel seperti moving average saja tanpa ada indicator lain, jika kamu bisa menggunakan kepala kamu dan money management yang benar. Kamu mulai membaca buku tentang psikologi trading, dan mengidentifikasi dengan karakter yang dijelaskan dalam buku itu. Akhirnya datanglah Level Pencerahan. Level pencerahan ini membuat otak kamu menyadari satu hal yang penting, di dunia ini tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi secara akurat apa yang akan terjadi pada market 30 detik kemudian. Kamu mulai menguasai satu system trading dan memodifikasinya sehingga sesuai dengan karakter kamu, dan mampu memberikan lebih banyak profit dibandingkan system yang asli. Kamu mulai trading jika kamu tahu pro****litas untuk profit lebih besar daripada untuk loss, kamu hanya trading jika ada signal dari system kamu, kamu selalu menggunakan stoploss, karena kamu tahu stoploss adalah resiko bisnis yang ada dalam dunia trading. Ketika stoploss kamu kena, kamu tidak emosi karena kamu tahu tak seorangpun bisa memprediksinya, dan itu bukan kesalahan kamu. Trading berikutnya akan meningkat pro****litas profitnya karena kamu tahu system kamu itu system yang profit. Kamu secara seketika menyadari bahwa dalam dunia trading hanya ada satu hal yang penting yaitu konsistensi pada system, psikologi trading dan money management kamu. Dan kedisiplinan kamu untuk melakukan trading apapun yang terjadi. Kamu mempelajari tentang money management, 2% risk, dan hal lainnya. dan hal ini mengingatkan kamu 1 tahun yang lalu ketika ada yang memberi nasehat yang sama padamu dan kamu memilih untuk mengacuhkannya. ketika itu kamu memang belum siap namun sekarang kamu siap. Di level pencerahan, otak kamu akan menerima bahwa kamu tidak bisa meramalkan pergerakan market, karena memang tak seorang pun bisa. Dari 7% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 5% yang berhasil maju ke level berikutnya.

Trader Level 4

Level 4 Conscious Competence

Oke, Sekarang kamu hanya trading jika dan hanya jika system kamu memberi signal. Kamu cut loss sama gampangnya dengan take profit. karena kamu tahu system kamu akan lebih banyak memberikan profit daripada loss, dan cut loss yang kamu lakukan adalah resiko bisnis yaitu max 2% dari account kamu. Di level ini kamu memulai target dengan profit 20 point per hari, dan setelah kamu mampu melakukannya secara konsisten selama beberapa minggu, kamu meningkatkan target dengan 40 point per hari. Dan hal itu pada akhirnya mampu kamu lakukan. Kamu memang masih harus kerja keras untuk mendapatkannya, memperbaiki system kamu, menguasai emosi kamu, dan melaksanakan money managemen yang kamu pegang. level ini biasanya berjalan sekitar 6 bulan. Dari 5% trader hanya sekitar 3% yang sanggup maju ke level berikutnya.

Trader Level 5

Level 5 Unconscious Competence

Nah sekarang kamu sampai di level 5, ini adalah level yang paling diharapkan oleh seluruh trader di dunia ini, di level ini kamu bisa trading secara alami, kamu telah menguasai semuanya, kamu bisa Dancing with the Market, kemanapun arah market berjalan, kamu telah open di posisi yang benar, jadi kamu tinggal melihat profit kamu bergerak dari 2 digit ke 3 digit. Inilah level puncak dari seorang trader, inilah level utopia, kamu telah menguasai emosi kamu dan kini kamu trading dengan account yang terus membesar tiap harinya dari kumulatif profit yang kamu peroleh. Kamu akan jadi bintang di trading chat room, dan orang-orang akan mendengarkan apa yang kamu katakan, kamu kenal dengan pertanyaan mereka, karena kamu ada diposisi mereka 2 tahun yang lalu. Kamu akan memberikan saran bagi mereka, namun kamu tahu bahwa kebanyakan dari mereka tidak akan mendengarkannya karena mereka masih trader level 1. Kamu tidak akan mempunyai masalah financial lagi, kamu mampu membeli semua benda yang tersedia untuk dijual, kamu bisa membeli pulau dan trading disana asalkan ada jaringan internet, kamu bisa pindah ke hotel bintang 5, dan menjadi penghuni tetap disana. Kamu mempunyai penghasilan seperti seorang superstar, kamu bisa membuat buku sendiri, kamu bisa trading dengan margin yang tanpa batas, dan account kamu akan berlipat-lipat dari account awal. Hanya 3% trader yang bisa mencapai level ini. Sekarang kamu bisa dengan bangga berkata " SAYA SEORANG TRADER".

Artikel ini saya kutip dari forum.detik.com
Semoga bermanfaat.

Pada kesempatan posting kali ini saya mau membahas mengenai tips trading dengan teknikal analis. Yang perlu saya informasikan adalah mengenai kombinasi indikator Relative Strength Index (RSI), Stochastic Oscilator, dikombinasikan dengan Support Resistance.

Yang perlu menjadi catatan adalah posting saya ini merupakan variasi tips trading yang jelas saya tidak menjaminkan profit pada pembaca semua. Ketepatan penggunaan dan siapa yang menggunakan sangat berpengaruh pada penerapannya.

Saya menggunakan indikator Relative Strength Index (RSI) dengan Periode 3, Apply to Close. Kemudian, tambahkan juga Stochastic Oscilator periode 5, 3, 3. Arah dari RSI dan Stochastic merupakan entry point kita pada saat overbough atau oversould. Untuk mengetahui trend kita kombinasikan dengan pada harga berapa sekarang running. Cari Support dan Resistance yang terdekat kemudian ambil posisi sell pada resistance (konfirmasi dengan RSI dan Stochastic). Kebalikannya jika harga di bawah juga demikian.

Semoga bermanfaat.

Salam. Kali ini saya akan coba memperkenalkan signal harga naik/turun lewat candlestick pattern. Di sini kita akan coba menganalisa pembalikan trend lewat psikologi candlestick.

Untuk signal bullish reversal pattern ada dua signal yaitu Inverted Hammer dan Shooting Star. Pengertian dari Inverted Hammer adalah ketika harga trend bullish, kemudian harga bergerak menjauhi Open Price. Tetapi kemudian di tutup tidak jauh dari Open Price. Sedangkan Shooting Star pengertiannya adalah pada trend bullish, harga bergerak naik menjauhi Open Price namun ditutup di bawah Open Price.

Kemudian, untuk signal bearish reversal pattern juga ada dua signal yaitu Hanging Man dan Hammer. Hanging Man berarti harga bearish bergerak menjauhi Open Price namun ditutup tidak jauh di bawah Open Price. Sedangkan Hammer berarti pada trend bearish harga menjauhi Open Price tetapi kemudian harga ditutup di atas Open Price.
Semoga bermanfaat.

Salam. Sudah beberapa hari ini saya tidak posting. Hari ini kembali saya akan berbagi pengalaman trading online. Dari beberapa analisa, saya akan coba share tentang analisa yang satu ini. Sekarang saya akan memberikan analisa time frame atau lebih tepatnya kombinasi time frame. Kalau mungkin rekan semua sudah pernah dengar atau pernah tahu trik ini, syukur. Tapi buat yang belum tahu mungkin ini sebuah masukan yang berguna buat rekan sekalian.

Untuk lihat trend TF H1 dan 1D. Untuk open posisi TF M5 dan M15. Sekarang ada beberapa kombinasi TF yang perlu kita teliti, coba dipraktekkan di account demo dahulu untuk melihat seberapa valid teori ini. Kombinasi time frame nya adalah:
1. M1, M5, M30
2. M5, M30, H4
3. M15, H1, H4
4. H4, D1, W1

Penjelasannya, jika TF1=Up, TF2=Down, TF3=Up, segera pasang limit order di bolinger band bawah. Jika TF1=Up, TF2=Down, TF3=Down, just wait and see.

Untuk sementara itu saja, silahkan kembangkan dan semoga bermanfaat. Good Luck

Salam sukses rekan semua, semoga dalam keadaan sehat dan bahagia. Dalam kesempatan ini saya akan menuangkan apa yang saya tahu. Kali ini saya akan bahas sedikit mengenai Support, Ressistance, and Pivot menurut saya.

Poin yang sangat penting adalah Support, Ressistance, and Pivot point dalam time frame trading kita. Target profit yang logis biasanya saya pakai time frame 1H. Gunakan saja cara menentukan support dan resistance secara manual. Artinya kita tentukan sendiri batas resistance dan support gelombang harga terdahulu. Pending order sell 10pips di bawah Ressistance, taking profit 50 pips, stop loss 20 pips di atas resistance. Itu jika pergerakan harga running bergerak naik mendekati resistance. Begitu pula sebaliknya jika harga mendekati support siap-siap untuk pending order buy. Taking profit 50 pips, stop loss 20 pips di bawah support.

Sistem trading yang simple, namun ini termasuk poin terpenting dalam sistem trading. Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu.

Artikel ini saya ambil dari situs http://www.vibiznews.com. Silahkan pembaca download di bawah ini:

Alasan Mengapa Pemain-Pemain Saham Pindah ke Index Saham Luar Negeri

Terima kasih and good luck for all.

Ada berbagai macam type atau cara trading. Dalam kesempatan ini saya akan membahas mengenai tindakan-tindakan apa yang akan kita lakukan ketika posisi kita berlawanan arah dengan harga pasar (floating). Namun, setiap cara dalam bertransaksi sangat bergantung dengan kekuatan dana yang kita miliki. Artinya, semakin kuat dana kita maka semakin leluasa kita memaksimalkan potensi. Bukankah bisnis ini bukan bisnis konvensional yang dapat dimulai dengan modal kecil dahulu, begitu kelihatan agak maju kemudian disuntikkan dana lagi. Berikut ulasannya.

Yang pertama adalah sistem Straddle (atau dalam bahasa lainnya Kuncian). Sistem ini bekerja dengan membuka kontrak yang berlawanan arah dengan kontrak semula. Semisal kita Open Buy 1 Lot kemudian harga turun, maka kita pasang Open Sell 1 Lot juga. Sistem ini menurut pandangan saya tergantung volatilitas dari pasar yang kita tradingkan. Namun, sistem ini menurut pandangan saya secara pribadi hanya memperpanjang usia saja (alias tidak mengakui kesalahan).

Yang kedua adalah sistem Cut and Switch. Sistem ini menekankan kerugian agar seminimal mungkin dikarenakan posisi kita yang berlawanan dengan arah harga pasar kemudian ditukar dengan posisi yang kira-kira searah dengan pasar. Semisal kita Open Buy 1 Lot kemudian harga turun, maka Open Buy kita yang 1 Lot tadi langsung kita Cut Loss kerugiannya. Lalu, kita Open Sell 1 Lot juga di bawah. Dalam prakteknya, ketika kita salah posisi kemudian kita Cut Loss dan membalikkan badan dengan open kontrak yang berlawanan, kadang harga itu cuma koreksi. Sehingga ketika kita sudah membuka posisi yang berlawanan, posisi yang kedua juga floating. Keadaan seperti inilah yang membuat kita terkadang ragu dengan sistem trading seperti ini.

Yang ketiga adalah Double Cover. Pengertiannya adalah membuka kontrak yang berlawanan arah dengan menggandakan jumlah kontrak 2x lebih banyak dari kontrak semula. Caranya adalah ketika kita Open Buy 1 Lot kemudian harga turun, maka yang kita lakukan adalah Open Sell 2 Lot dengan asumsi yang satu menutup kerugian dan yang satunya lagi keuntungan yang kita inginkan. Permasalahan dari sistem trading ini juga sama dengan sistem Cut and Switch.

Nah, yang keempat yang sering saya gunakan. Saya pribadi tidak tahu istilahnya apa, tapi cara kerjanya seperti ini. Saat kita Open Buy 1 Lot kemudian harga turun. Maka yang pertama kita lakukan adalah mengakui kesalahan yang Open Buy 1 Lot tadi dengan Cut Loss. Lalu kita tunggu sampai tik pergerakan harganya agak perlahan (Sideway). Begitu harga ancang-ancang untuk koreksi, langsung kita Open Buy lagi 2 Lot. Asumsinya, walaupun harga tidak kembali ke posisi Buy yang pertama, paling tidak harga kembali ke tengah-tengah area antara Buy pertama dan kedua, kita sudah BEP. Kemudian, saat harga mulai melanjutkan tren, baru kita Open Sell 1 Lot. Sistem ini lumayan bekerja selama ini yang saya praktekkan.

Sampai bertemu di artikel selanjutnya, semoga bermanfaat. Terima kasih

Indikasi Moving Average Convergence Divergence (MACD) yang dikembangkan oleh Gerald Appel adalah menggabungkan sistem penyilangan pergerakan rata-rata dengan elemen penjualan atau pembelian berlebihan dalam sebuah pergolakan. Isyarat pembelian terjadi ketika garis yang lebih cepat menyilang di atas garis yang lebih lambat dan kedua garis di bawah NOL.Isyarat penjualan terjadi ketika garis yang lebih cepat menyilang di bawah garis yang lebih lambat dari atas gari NOL. Isyarat mingguan mendahului isyarat harian. Histogram MACD menggambarkan perbedaan antara dua garis tersebut dan memberikan peringatan awal akan adanya perubahan trend. Grafik ini disebut "histogram" karena palang vertikal digunakan untuk menunjukkan perbedaan antara dua garis tersebut di dalam grafik.

Selamat mencoba...semoga berhasil.

Salam sukses buat semua rekan yang mengunjungi artikel ini. Pada artikel ini saya akan mengulas gambaran umum tentang salah satu tips trading index saham asia (Hangseng, Kospi, Nikei). Mengapa di awal artikel saya sistem trading ini saya kemukakan di awal. Karena menurut pemahaman penulis, sistem trading ini lumayan efektif. Walaupun sistem ini tidak dapat menentukan secara rinci di harga berapa kita entry dan exit pasar. Oleh sebab itu, dengan tips trading ini penulis menyarankan agar target profit tidak terlalu besar. 20-30 Pips saya kira sudah bagus.

Cara penggunaanya adalah, di platform trading kita yaitu yang sering kita gunakan adalah Metatrader4, ada jendela chart (Chart Window). Buka langsung tiga jendela Kospi, Nikei, dan tentunya si master volatil, Hangseng. Lihat pergerakan ketiganya pada time frame yang jangka pendek (5 atau 15 menit). Perhatikan pergerakan ketiganya, jika ada salah satu dari ketiganya bergerak baik naik ataupun turun maka perhatikan jendela keduanya, jika kedua jendela index tersebut sudah ada yang bergerak naik ataupun turun, maka jendela ketiga biasanya selalu mengikuti. Stop Loss 15-20 Pips aja, Take Profit 30 point.


Ok, sementara itu saja dahulu. Sampe ketemu dalam artikel lainnya, salam sukses.

Ada berbagai teori tentang analisa teknikal baik itu untuk index, forex, dkk. Semua membantu kita dalam pengambilan keputusan yang terbaik dan cepat, tepat dalam pengambilan keputusan trading. Sesungguhnya dunia trading maya merupakan kehidupan nyata yang teratur, tapi dalam penampakan yang tidak teratur. Bagaimana kita membuat bisnis ini menjadi tidak spekulatif, sehingga keuntungan dan kerugian dapat kita kendalikan semampu kita.

Oscillator analisis merupakan analisa pendukung dalam pengambilan keputusan. Tetapi Oscillator tidak dapat menentukan di harga berapa kita dapat entry pasar dan kemudian yang paling penting kapan kita harus exit dari pasar karena itu poin paling penting dari trading. Jadi kita tidak lagi trading bebas, entry pasar dengan menghitung kancing baju, hitung-hitungan jari, atau dengan kata-kata standar "kayaknya harga...".

Agama apapun itu tidak mengajarkan atau menganjurkan judi (bahkan melarang). Oleh sebab itu, kalau ajaran tertinggi dalam hidup manusia sudah mengajarkan seperti itu, kenapa kita harus melanggar karena kebanyakan apa yang dilarang oleh keyakinan gaib itu jika dilanggar akan membawa malapetaka dalam hidup kita.

So...mulai sekarang, bagi investor maupun broker, tertiblah membaca pasar, Jangan bergerak berdasarkan intuisi, bergeraklah dengan insting. Tetapi insting itu harus dilatih, diasah, dan dibuktikan ketajamannya dengan ILMU. Apapun di dunia ini bisa kita capai hanya dengan ILMU dan istiqomah.

Dari berbagai tools yang ada di Metatrader, janganlah kita saling mem-bushitkannya. Apa tidak lebih baik kita memanfaatkan tools yang ada untuk kita kembangkan. Dan menurut saya, puncak dari analisa teknikal adalah wave analisis. Wave analisis adalah pokok dari semua permasalahan dalam kehidupan kita. Jadi, perdalam teori itu maka rasakan kehebatannya.

Salam sukses buat semua rekan yang baru bergabung di blog pertama saya. Di blog ini saya ingin share buat rekan yang sukses, sedang sukses, maupun yang sudah sukses. Saya seorang trader sebuah perusahaan pialang lokal yang berada di Yogyakarta. Semua rekan saya harap dapat bergabung memberikan solusi bisnis yang menghibur. Indah dilihat dan indah dirasakan. Pelajaran yang kita dapat dari proses trading baik itu di valuta asing maupun di komoditas adalah bentuk pelajaran real live dalam kehidupan kita dimana hukum alam berlaku di bisnis ini. Mari kita susun suasana hati kita yang damai untuk mendapatkan apa yang kita tuju dengan kehendak yang kuasa tentunya.

Saya berfikir bahwa ini (trading valas, dkk) bukan hanya sekedar bisnis, tetapi ada unsur spiritual yang terdapat dalam proses pengambilan keputusan. Ketajaman hati, kecerdasan fikiran, serta kecepatan bertindak merupakan suatu proses yang harus kita jalani dalam satu waktu bersamaan. Untuk melatih itu semua dibutuhkan pengorbanan dan kerelaan untuk bersabar dan hidup dengan penuh.

Hal yang paling penting kita ingat bahwa, apa yang kita jalani di muka bumi ini hanyalah sesuatu yang sudah ada rel-nya. Tidak mungkin sesuatu terjadi pada diri kita yang di luar apa yang sudah yang Empunya tentukan. Di dalam setiap sisi kehidupan tidak ada yang bisa menjamin bakal kemana kita akan berlabuh, yang pasti kita sekarang sedang berlayar sebaik mungkin hingga mudah-mudahan kita dapat berlabuh dengan selamat dan menikmati kemenangan di dermaga.

Semoga sukses buat semua, untuk artikel rinci lain akan terus menyusul guna melengkapi artikel rekan semua.

Salam

Tukar Link

Copy kode di bawah ini, masukkan di blog anda. Segera saya linkback. Thx

MK-X Business Share